Kebohongan, Riddle, dan Lelucon – Semuanya Sama dengan Anak-Anak

Kebohongan, Riddle, dan Lelucon – Semuanya Sama dengan Anak-Anak

Anak-anak selalu tertawa dan bermain, jadi pasti mereka bisa menikmati lelucon. Kanan? Meskipun kita umumnya menganggap lelucon sebagai dipahami secara universal, anak-anak, untuk sebagian dari perkembangan mereka, tidak mengerti lelucon karena mereka tidak dapat memahami bahwa lelucon adalah lelucon daripada kebohongan. Sampai titik tertentu, umumnya antara usia 6 dan 8 tahun, anak-anak tidak dapat membedakan perbedaan antara lelucon yang berhubungan dengan penipuan dan kebohongan.

Otak anak-anak sangat kekurangan dan selalu berkembang untuk memahami dunia dengan cara-cara baru. Anak-anak pada usia tertentu tidak mengerti apa itu kebohongan, tetapi ketika mereka mencari tahu apa kebohongannya, mereka menerapkan aturan untuk semua hal. Ini berarti bahwa semua yang dikatakan orang yang sengaja salah adalah bohong bagi mereka, apakah itu dimaksudkan atau tidak. Dengan cara ini, anak-anak tidak dapat mengatakan bahwa lelucon berbeda dari kebohongan. Melalui penggunaan permainan kata dalam lelucon, pendengar dibuat untuk mempercayai bahwa suatu kata digunakan dalam konteks tertentu, tetapi kalimat itu mengambil lelucon dalam arah yang berbeda. Ini membuat lelucon itu bohong dalam arti bahwa orang yang menceritakan lelucon itu secara sengaja membuat orang lain itu berpikir sesuatu yang salah, sama seperti sebuah kebohongan. Sampai anak-anak cukup berkembang untuk memahami bahwa lelucon tidak sama dengan kebohongan, terutama dalam pengertian moral, mereka tampaknya menjadi hal yang sama.

Tidak hanya karakteristik anak-anak ini yang menarik, tetapi ini juga merupakan cara yang baik untuk mengukur perkembangan seorang anak dan apa yang dapat diperbaiki. Ketika anak-anak terpapar berbagai macam pengalaman, mereka belajar lebih banyak tentang dunia, membuat aturan tentang dunia, dan membuat pengecualian terhadap aturan yang mereka buat tentang dunia. Dengan memaparkan anak-anak pada teka-teki dan lelucon dan mengajari mereka bahwa mereka tidak sama dengan kebohongan, mereka dapat mempelajari hal ini dan mengembangkan rasa humor yang lebih dewasa yang mengenali humor dan dapat mengisolasinya dari hal-hal serius. Selain dari teka-teki dan lelucon ini dapat digunakan untuk memperluas pemahaman anak secara umum. Riddle menunjukkan bahwa kata-kata memiliki banyak arti dan kata-kata dan frasa memiliki konteks sosial yang mungkin berbeda dari makna teknisnya.

Teka-teki dan lelucon sangat bagus untuk anak-anak karena berbagai alasan, tetapi mereka harus memahaminya terlebih dahulu. Teka-teki dan lelucon dapat membantu anak-anak memahami bahasa dan masyarakat ketika diimplementasikan ke dalam pembelajaran mereka. Mereka adalah alat sastra yang berharga dan menyenangkan untuk segala usia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *